Hadits Pilihan Terjemahan Kitab Doa | Shahih Bukhari


SETIAP NABI TELAH MEMPUNYAI DOA YANG DIKABULKAN
Telah menceritakan kepada kami Isma'il dia berkata; telah menceritakan kepadaku Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap Nabi mempunyai doa yang telah dikabulkan, sedang saya ingin menyimpan doaku sebagai syafa'at untuk umatku di Akhirat nanti."BUKHARI NO.5829

Khalifah pernah berkata kepadaku; Mu'tamar mengatakan; saya mendengar Ayahku dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dia bersabda: "Setiap Nabi pernah meminta suatu seruan -atau dia bersabda- setiap Nabi mempunyai doa yang telah dikabulkan, sedang saya ingin menyimpan do'aku sebagai syafa'at untuk umatku di hari Kiamat nanti."BUKHARI NO.5830

ISTIGHFAR PALING UTAMA

Telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar telah menceritakan kepada kami Abdul Warits telah menceritakan kepada kami Al Husain telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Buraidah dia berkata; telah menceritakan kepadaku Busyair bin Ka'b Al 'Adawi dia berkata; telah menceritakan kepadaku Syaddad bin Aus radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah; kau mengucapkan: 'ALLAHUMMA ANTA RABBI LAA ILAAHA ILLA ANTA KHALAQTANI WA ANA 'ABDUKA WA ANA 'ALA 'AHDIKA WA WA'DIKA MASTATHA'TU A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANA'TU ABUU`U LAKA BIDZANBI WA ABUU`U LAKA BINI'MATIKA 'ALAYYA FAGHFIRLI FA INNAHU LAA YAGHFIRU ADZ DZUNUUBA ILLA ANTA (Ya Allah, Engkau yaitu Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan saya yaitu hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, saya mengakui dosaku kepada-Mu dan saya akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang sanggup mengampuni dosa selain-Mu) '." Beliau bersabda: 'Jika ia mengucapkan di waktu siang dengan penuh keyakinan kemudian meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk dari penghuni surga. Dan kalau ia membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan kemudian meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk dari penghuni surga.'BUKHARI NO.5831

ISTIGHFAR NABI SHOLLALLAHU 'ALAIHI WA SALAM SEHARI-SEMALAM

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman telah mengabarkan kepada kami Syu'aib dari Az Zuhri dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bin Abdurrahman dia berkata; Abu Hurairah berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Allah, sesungguhnya saya beristighfar (meminta ampunan) dan bertaubat kepada Allah dalam satu hari lebih dari tujuh puluh kali."BUKHARI NO.5832

TAUBAT

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami Abu Syihab dari Al A'masy dari 'Umarah bin 'Umair dari Al Harits bin Suwaid telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Mas'ud mengenai dua hadits, salah satunya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan yang lain dari dia sendiri, dia berkata; "Sesungguhnya orang mukmin melihat dosa-dosanya menyerupai ia duduk di pangkal gunung, ia khawatir gunung itu akan menimpanya, sedangkan orang fajir (selalu berbuat dosa) melihat dosa-dosanya menyerupai lalat yang melekat di batang hidungnya, kemudian ia mengusirnya menyerupai ini kemudian terbang." Abu Syihab mengisyaratkan dengan tangannya di atas hidungnya. Dia juga berkata; 'Allah merasa gembira karena taubatnya seorang hamba melebihi kegembiraan seseorang yang tengah singgah di suatu tempat yang mencekam dengan ditemani binatang tunggangannya, perbekalan masakan dan minuman berada bersama tunggangannya, kemudian ia meletakkan kepalanya kemudian tertidur. Ketika ia terbangun dari tidurnya, ternyata binatang tunggangannya terlepas dengan membawa perbekalan masakan dan minumannya, hingga ketika ia merasa sangat panas dan haus, atau menyerupai yang dikehendaki Allah, ia pun berkata; 'Sebaiknya saya kembali saja ke tempat tidurku semula.' Kemudian ia kembali dan tertidur. Ketika ia mengangkat kepalanya, ternyata binatang tunggangannya telah berada di sisinya.' Hadits ini juga diperkuat oleh Abu 'Awanah dan Jarir dari Al A'masy. Abu Usamah berkata; telah menceritakan kepada kami Al A'masy telah menceritakan kepada kami 'Umarah saya mendengar Al Harits. Dan Syu'bah, Abu Muslim yaitu 'Ubaidullah Al Kufi pengawalnya Al A'masy juga berkata; dari Al A'masy dari Ibrahim At Taimi dari Al Harits bin Suwaid. Abu Mu'awiyah berkata; telah menceritakan kepada kami Al A'masy dari 'Umarah dari Al Aswad dari Abdullah dan dari Ibrahim At Taimi dari Al Harits bin Suwaid dari Abdullah.BUKHARI NO.5833

Telah menceritakan kepada kami Ishaq telah menceritakan kepada kami Habban telah menceritakan kepada kami Hammam telah menceritakan kepada kami Qatadah telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Hudbah telah menceritakan kepada kami Hammam telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Anas radliallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya melebihi salah seorang dari kalian yang mendapat binatang tunggangannya yang telah hilang di padang yang luas."BUKHARI NO.5834

BERBARIUNG PADA LAMBUNG SEBELAH KANAN

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari 'Urwah dari Aisyah radliallahu 'anha, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa mengerjakan shalat malam sebelas raka'at, apabila terbit fajar, dia shalat dua raka'at ringan, kemudian dia berbaring ke sebelah kanan hingga mu'adzin tiba untuk mengumandangkan adzan."BUKHARI NO.5835

BERMALAM DALAM KEADAAN SUCI DAN KEUTAMAANNYA

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Mu'tamir dia berkata; saya mendengar Manshur dari Sa'd bin Ubaidah dia berkata; telah menceritakan kepadaku Al Barra` bin 'Azib radliallahu 'anhuma dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Apabila kau hendak tidur, maka berwudlulah sebagaimana kau berwudlu untuk shalat. Setelah itu berbaringlah dengan miring ke kanan, dan ucapkanlah: 'ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WAFAWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRI ILAIKA RAHBATAN WA RAGHBATAN ILAIKA LAA MALJA`A WALAA MANJAA MINKA ILLA ILAIKA AMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA BINABIYYIKA ALLADZII ARSALTA (Ya AIlah ya Tuhanku, saya berserah diri kepada-Mu, saya serahkan urusanku kepada-Mu dan saya berlindung kepada-Mu dalam keadaan harap dan cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang kondusif dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Apabila kau meninggal (pada malam itu) maka kau mati dalam keadaan fitrah (suci). Dan jadikan bacaan tersebut sebagai epilog ucapanmu (menjelang tidur).' Maka saya berkata; 'Apakah saya menyebutkan; 'Saya beriman kepada Rasul-Mu yang telah Engkau utus? ' Beliau menjawab: 'Tidak, namun saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus.'BUKHARI NO.5836

BACAAN SAAT AKAN TIDUR

Telah menceritakan kepada kami Qabishah telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abdul Malik dari Rib'i bin Hirasy dari Hudzaifah bin Yaman dia berkata; "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur, dia mengucapkan: 'Bismika amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu saya mati dan saya hidup).' Dan apabila bangun tidur, dia mengucapkan: "Al Hamdulillahilladzii ahyaana ba'da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali)."BUKHARI NO.5837

Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Ar Rabi' dan Muhammad bin 'Ar'arah keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq dia mendengar Al Barra` bin 'Azib bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah memerintahkan seorang laki-laki…" dan driwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq Al Hamdani dari Al Barra` bin 'Azib bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mewasiatkan kepada seseorang, dia bersabda: 'Apabila kau hendak tidur, maka ucapkanlah; 'ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WAFAWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRI ILAIKA RAHBATAN WA RAGHBATAN ILAIKA LAA MALJA`A WALAA MANJAA MINKA ILLA ILAIKA AMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA BINABIYYIKA ALLADZII ARSALTA (Ya AIlah ya Tuhanku, saya berserah diri kepada-Mu, saya serahkan urusanku kepada-Mu dan saya berlindung kepada-Mu dalam keadaan harap dan cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang kondusif dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Apabila kau meninggal (pada malam itu) maka kau meninggal dalam keadaan fitrah (suci).BUKHARI NO.5838

MELETAKKAN TANGAN KANAN DIBAWAH PIPI KANAN

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Abdul Malik dari Ribi'I dari Hudzaifah radliallahu 'anhu dia berkata; "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur di malam hari, dia meletakkan tangannya di bawah pipi, kemudian dia mengucapkan: "Bismika amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu saya mati dan saya hidup)." Dan apabila bangun tidur, dia mengucapkan: 'Al Hamdulillahilladzii ahyaana ba'da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).'BUKHARI NO.5839

TIDUR DENGAN BERTUMPU LAMBUNG SEBELAH KANAN

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Ziyad telah menceritakan kepada kami Al 'Ala` bin Musayyib dia berkata; telah menceritakan kepadaku Ayahku dari Al Barra` bin Azib dia berkata; "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur, maka dia berbaring ke sebelah kanan, kemudian dia mengucapkan: 'ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WAFAWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRI ILAIKA RAHBATAN WA RAGHBATAN ILAIKA LAA MALJA`A WALAA MANJAA MINKA ILLA ILAIKA AMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA BINABIYYIKA ALLADZII ARSALTA (Ya AIlah ya Tuhanku, saya berserah diri kepada-Mu, saya serahkan urusanku kepada-Mu dan saya berlindung kepada-Mu dalam keadaan harap dan cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang kondusif dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Apabila kau meninggal pada malam itu, maka kau meninggal dalam keadaan fitrah (suci). -firman Allah "Istarhabuuhum" QS; Al A'raf; 116, diambil dari kata "rahbah (cemas) " menyerupai "malakuut" dari kata "mulk (kerajaan) " pola "rahabuut (harap-harap cemas) " itu lebih baik dari "rahamuut (terlalu mengasihi) " kau berkata; "Tarhabu" itu lebih baik dari "tarhamu."BUKHARI NO.5840

DOA KETIKA BANGUN MALAM

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Ibnu Mahdi dari Sufyan dari Salamah dari Kuraib dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma dia berkata; "Aku pernah bermalam di rumah Maimunah, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bangun untuk membuang hajat. Kemudian dia membasuh wajah dan kedua tangannya, kemudian dia mendatangi tempat air yang digantung dan membuka talinya. Kemudian dia berwudlu di antara dua wudlu (dua kali dalam membasuh), tidak banyak namun sempurna. Kemudian dia melaksanakan shalat, saya pun berdiri dan berjinjit khawatir dia akan melihat bahwa saya memperhatikannya, kemudian saya berwudlu dan berdiri untuk shalat. Maka saya berdiri di sebelah kiri dia kemudian dia meraih telingaku dan menggeserku ke sebelah kanannya. Shalat dia pun selesai hingga tiga belas rakaat. Kemudian dia berbaring dan tertidur hingga terdengar tarikan nafasnya. Beliau kalau tidur terdengar tarikan nafasnya, kemudian Bilal mengumandangkan adzan untuk shalat, kemudian dia shalat tanpa berwudlu lagi. Di dalam doanya dia mengucapkan: "'ALLAHUMMAJ'AL FI QALBI NURAN WA FI BASHARI NURAN WA FI SAM'I NURAN WA 'AN YAMINI NURAN WA 'AN YASARI NURAN WA MIN FAUQI NURAN WA MIN TAHTI NURAN WA MIN AMAMI NURAN WA MIN KHALFI NURAN WA A'ZHIM LI NURAN' (Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, cahaya di dalam pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya di hadapanku, cahaya di belakangku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku dan muliakanlah cahaya bagiku)." Kuraib berkata; Ada tujuh di dalam dada, ia berkata; Lalu saya bertemu dengan salah seorang anak Al Abbas, kemudian ia menceritakannya kepadaku, kemudian menyebutkan; 'ASHABI WA LAHMI WA DAMI WA SYA'RI WA BASYARI' (Uratku, dagingku, rambutku dan kulitku).' Ia berkata; Dan menyebutkan dua hal lainnya.BUKHARI NO.5841

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Sufyan saya mendengar Sulaiman bin Abu Muslim dari Thawus dari Ibnu Abbas bahwa; "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak bangun Tahajjud pada malam hari, dia membaca: "ALAAHUMA LAKAL HAMDU, ANTA NUURUSSAMAWAATI WAL ARDH WAMAN FIIHINNA, WALAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUSSAWAATI WAL ARDH WAMAN FIIHINNA, WALAKAL HAMDU ANTAL HAQQU, WAWA'DUKA HAQQ, WAQAULUKA HAQQ, WALIQAA'UKA HAQQ, WALJANNATU HAQQ, WANNAARU HAQQ, WASSAA'ATU HAQQ, WANNABIYUUN HAQQ, WAMUHAMMADUN HAQQ. ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU WABIKA AAMANTU WAILAIKA TAWAKKALTU, WAILAIKA ANABTU, WABIKA KHAASHAMTU, WAILAIKA HAAKAMTU, FAHGHFIRLII MA QADDAMMTU WAMAA AKHKHARTU, WAMA ASRARTU WAMAA A'LANTU, ANTAL MUQADDIM WA ANTAL MU`AKHIR LAA-ILAAHA ILLAA ANTA -atau- LAA ILAAHA ILLA GHAIRUKA (Ya Allah, bagi-Mu lah segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi dan sesuatu yang berada di antara keduanya, bagiMu segala puji, Engkau yaitu pemelihara langit dan bumi dan siapa saja yang menghuninya, Engkau yaitu benar, dan janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, surga-Mu benar, neraka-Mu benar, final zaman benar, para nabi benar, dan Muhammad yaitu benar. Ya Allah, kepada-Mu saya berserah, kepada-Mu saya beriman, kepada-Mu saya bertawakkal, kepada-Mu saya menyandarkan diri, karena-Mu saya memusuhi, dan kepada-Mu saya meminta penghakiman, maka ampunilah bagiku apa yang telah saya perbuat dan apa yang belum saya lakukan, apa yang saya lakukan secara sembunyi-sembunyi dan apa yang saya lakukan secara terang-terangan, Engkaulah Dzat Yang Maha terdahulu dan Engkaulah Dzat Yang Maha terakhir, tiada sesembahan yang hak selain Engkau atau tiada sesembahan selain Engkau."BUKHARI NO.5842

TAKBIR DAN TASBIH KETIKA TIDUR

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Al Hakam dari Ibnu Abu Laila dari Ali bahwa Fatimah mengadukan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam perihal tangannya yang lecet tanggapan mengaduk gandum, maka Fatimah tiba kepada dia dan meminta seorang pelayan, tetapi dia tidak menemui beliau, kemudian Fatimah menitipkan pesan kepada Aisyah. Ketika Nabi datang, Aisyah pun memberikan pesan kepada beliau. Ali melanjutkan; "Kemudian dia tiba kepada kami ketika kami tengah berbaring (di tempat tidur), maka akupun bangun berdiri, namun dia bersabda: 'Tetaplah pada tempat kalian berdua.' kemudian dia duduk di samping kami hingga saya mencicipi dinginnya kedua telapak kaki beliau, kemudian dia bersabda: 'Maukah saya tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih baik bagi kalian berdua daripada seorang pelayan, apabila kalian berdua hendak tidur maka bertakbirlah kepada Allah sebanyak tiga puluh tiga kali, bertasbihlah sebanyak tiga puluh tiga kali dan bertahmidlah sebanyak tiga puluh empat, dan ini semua lebih baik buat kalian berdua dari seorang pelayan.'BUKHARI NO.5843

MEMINTA PERLINDUNGAN DAN BACAAN SAAT TIDUR

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Al Laits dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Uqail dari Ibnu Syihab telah mengabarkan kepadaku 'Urwah dari Aisyah radliallahu 'anha bahwa apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur, dia meniupkan ke kedua tangannya sambil membaca mu'awidzatain (surat An Naas dan Al Falaq), kemudian dia mengusapkan ke badannya."BUKHARI NO.5844

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami Zuhair telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin Umar telah menceritakan kepadaku Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqburi dari Ayahnya dari Abu Hurairah dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila seseorang dari kalian hendak tidur, maka hendaklah ia mengibaskan di atas tempat tidurnya dengan kain sarungnya, karena ia tidak tahu apa yang terdapat di atas kasurnya. Lalu mengucapkan doa: BISMIKA RABBII WADHA'TU JANBII WABIKA ARFA'UHU, IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WAIN ARSALTAHAA FAHFAHZH-HAA BIMAA TAHFAZHU BIHI 'IBAADAKASHSHAALIHIIN (Dengan nama-Mu Wahai Tuhanku, saya baringkan punggungku dan atas nama-Mu saya mengangkatnya, dan kalau Engkau menahan diriku, maka rahmatilah daku, dan kalau Engkau melepaskannya, maka jagalah sebagaimana Engkau menjaga hamba-Mu yang shalih)." Dan hadits ini juga diperkuat oleh Abu Dlamrah dan Isma'il bin Zakariya dari 'Ubaidullah. Yahya dan Bisyr mengatakan; dari 'Ubaidullah dari Sa'id dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan diriwayatkan pula oleh Malik dan Ibnu 'Ajlan dari Sa'id dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."BUKHARI NO.5845

DOA SAAT SEPAROH MALAM

Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Abu Abdullah Al Aghar dan Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Rabb kita Tabaraka wata'ala setiap malam turun ke langit dunia ketika sepertiga malam terakhir, lantas Dia berfirman; 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, pasti Aku akan mengijabahinya, siapa yang meminta sesuatu kepada-Ku, pasti Aku akan memberinya dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku, pasti Aku akan mengampuninya."BUKHARI NO.5846

DOA MASUK WC

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ar'arah telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu dia berkata; "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak masuk jamban, dia mengucapkan: 'ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHABAAITSI (Ya Allah, sesungguhnya saya berlindung kepada-Mu dari setan pria maupun perempuan) '."BUKHARI NO.5847

DOA PAGI HARI

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai' telah menceritakan kepada kami Husain telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Buraidah dari Busyair bin Ka'b dari Syaddad bin Aus dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dia bersabda: "Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah; kalau seorang hamba mengucapkan: 'ALLAHUMMA ANTA RABBI LAA ILAAHA ILLA ANTA KHALAQTANI WA ANA 'ABDUKA WA ANA 'ALA 'AHDIKA WA WA'DIKA MASTATHA'TU A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANA'TU ABUU`U LAKA BIDZANBI WA ABUU`U LAKA BINI'MATIKA 'ALAYYA FAGHFIRLI FA INNAHU LAA YAGHFIRU ADZ DZUNUUBA ILLA ANTA A'UUDZU BI SYARRI MAA SHANA'TU (Ya Allah, Engkau yaitu Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan saya yaitu hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, saya mengakui dosaku kepada-Mu dan saya akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang sanggup mengampuni dosa selain-Mu, dan saya meminta ampun dari segala yang pernah saya perbuat) '. Jika ia mengucapkan di waktu sore kemudian meninggal, maka ia akan masuk surga. Dan kalau ia membacanya di waktu pagi kemudian meninggal pada hari, maka ia mendapat menyerupai itu juga (masuk surga)."BUKHARI NO.5848

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abdul Malik bin Umair dari Rib'i bin Hirasy dari Hudzaifah dia berkata; "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur, dia membaca: 'Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu Ya Allah, saya mati dan saya hidup).' Dan apabila bangun tidur, dia mengucapkan: 'Al Hamdulillahilladzii ahyaana ba'da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali) '."BUKHARI NO.5849

Telah menceritakan kepada kami 'Abdan dari Abu Hamzah dari Manshur dari Rib'i bin Hirasy dari Kharasyah bin Al Hurr dari Abu Dzar radliallahu 'anhu dia berkata; "? pabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur malam, dia mengucapkan: 'Allahumma bismika amuutu wa ahya (Ya Allah, dengan nama-Mu saya mati dan saya hidup).' Dan apabila bangun tidur, dia mengucapkan: 'Al Hamdulillahilladzii ahyaana ba'da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali) '."BUKHARI NO.5850

DOA SHALAT

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Al Laits dia berkata; telah menceritakan kepadaku Yazid dari Abu Al Khair dari Abdullah bin 'Amru dari Abu Bakr As Siddiq radliallahu 'anhu bahwa dia berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Ajarilah saya doa yang saya panjatkan dalam shalatku! Beliau menjawab: 'Ucapkanlah; ALLAAHUMMA INII ZHALAMTU NAFSII ZHULMAN KATSIIRAN WALAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLAA ANTA FAHGHFIRLII MAGHFIRATAN MIN INDIKA INNAKA ANTAL GHAFUURURRAHIIM ('Ya Allah, sesungguhnya saya telah menzhalimi diriku sendiri dengan kezhaliman yang banyak, dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa selain Engkau, maka ampunilah bagiku dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha pengampun lagi Maha Penyayang)." 'Amru bin Harits berkata; dari Yazid dari Abu Al Khair bahwa dia mendengar Abdullah bin Amru, Abu Bakr radliallahu 'anhu berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.BUKHARI NO.5851

Telah menceritakan kepada kami Ali telah menceritakan kepada kami Malik bin Su'air telah menceritakan kepada kami Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari Aisyah mengenai firman Allah; "... Dan janganlah kau mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya..." QS Al Isra`; 110. ayat ini di turunkan mengenai do'a.BUKHARI NO.5852

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa`il dari Abdullah radliallahu 'anhu dia berkata; "Kami biasa membaca (shalawat); 'Assalaamu 'alallahi, assalaamu 'alaa fulaan (Semoga keselamatan terlimpahkan kepada Allah, semoga keselamatan terlimpah kepada fulan)." Maka suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada kami: 'Sesungguhnya Allah yaitu Salam, apabila salah seorang dari kalian duduk dalam shalat (tahiyyat), hendaknya mengucapkan; 'AT-TAHIYYATUT LILLAHI -hingga sabdanya- SHAALIHIIN, (penghormatan, rahmat dan kebaikan hanya milik Allah -hingga sabdanya- hamba-hamba Allah yang shalih). Sesungguhnya kalau ia mengucapkannya, maka hal itu sudah meliputi seluruh hamba-hamba yang shalih baik di langit maupun di bumi, ' (lalu melanjutkan); 'ASYHADU ALLAAILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU AN NAMUHAMMADAN 'ABDUHU WA RASUULUH (Aku bersaksi bahwa tiada Dzat yang berhak disembah selain Allah, dan Muhammad yaitu hamba dan utusan-Nya).' Setelah itu ia boleh menentukan kebanggaan yang ia kehendaki.'BUKHARI NO.5853

DOA SETELAH SHALAT

Telah menceritakan kepada kami Ishaq ' telah mengabarkan kepada kami Yazid telah mengabarkan kepada kami Warqa` dari Sumayy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah "Orang-orang berkata; 'Wahai Rasulullah, orang-orang kaya pergi dengan membawa derajat dan kenikmatan yang banyak.' Beliau bertanya; 'Mengapa bisa menyerupai itu? ' Mereka menjawab; 'Mereka melaksanakan shalat sebagaimana kami shalat, mereka berjihad sebagaimana kami berjihad, dan mereka mempunyai kelebihan harta untuk berinfak sedangkan kami tidak mempunyai harta yang lebih untuk bersedekah.' Maka dia bersabda: 'Maukah kalian saya tunjukkan pada suatu perkara, yang tidak akan menyamai orang sebelum kalian dan tidak pula akan di dahului oleh orang-orang setelah kalian kecuali dan tidak akan terjangkau kecuali oleh orang yang melaksanakan hal yang sama menyerupai yang kalian lakukan? ' Yaitu; kalian bertasbih seusai shalat sebanyak sepuluh kali, bertahmid sebanyak sepuluh kali bertakbir sebanyak sepuluh kali.' Hadits ini juga diperkuat oleh 'Ubaidullah bin Umar dari Sumayy. Dan diriwayatkan pula oleh Ibnu 'Ajlan dari Sumayy dan Raja` bin Haiwah. Dan diriwayatkan pula oleh Jarir dari Abdul Aziz bin Rufai' dari Abu Shalih dari Abu Darda`. Dan diriwayatkan pula oleh Suhail dari Ayahnya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.BUKHARI NO.5854

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Al Musayyab bin Rafi' dari Warrad bekas budak Mughirah bin Syu'bah dia berkata; "Mughirah pernah menulis surat kepada Mu'awiyah bin Abu Sufyan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selepas shalat, dia selalu mengucapkan do'a; 'LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHUU LAA SYARIIKALAH LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI`IN QADIIR, ALLAHUMMA LAA MAANI'A LIMAA A'THAITA WALLA MU'THIYA LIMAA MANA'TA WALAA YANFA'U DZAL JADDI MINKAL JADDU (Tiada Dzat yang berhak disembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, Dia yang mempunyai kekuasaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tiada yang bisa menghalangi apa yang Engkau berikan dan tiada yang bisa memberi apa yang Engkau halangi. Tidaklah bermanfaat kekayaan dan harta benda dari-Mu bagi pemiliknya)." Dan berkata Syu'bah dari Manshur, dia berkata; saya mendengar Al Musayyab.BUKHARI NO.5855

FIRMAN ALLAH "DAN DOAKANLAH MEREKA."

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dari Yazid bin Abu 'Ubaid bekas budak Salamah telah menceritakan kepada kami Salamah bin Al Akwa' dia berkata; "Kami pernah keluar bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menuju Khaibar seorang anggota pasukan dari suatu Kaum berkata; 'Wahai 'Amir, tidakkah kau mau memperdengarkan kepada kami sajak-sajakmu? ' Kemudian 'Amir turun sambil menghalau unta dan berkata; 'Demi Allah, kalau bukan karena Allah, maka tidaklah kami akan mendapat petunjuk, kemudian Salamah menyebutkan sajak-sajak tersebut, akan tetapi saya tidak hafal, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: 'Siapakah orang yang menghalau unta tadi? ' Mereka menjawab; 'Amir bin Al Akwa'.' Beliau bersabda: 'Semoga Allah merahmatinya.' Lalu seorang anggota pasukan bertanya; 'Alangkah baiknya sekiranya anda menyuruhnya supaya menghibur kami terus.' Ketika pasukan saling berhadapan, maka mereka saling menyerang, ternyata Amir terkena pedangnya sendiri hingga menjadikan dirinya meninggal. Setelah hari mulai petang, mereka mulai menyalakan api, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: 'Nyala api apakah itu? Dan untuk apakah mereka menyalakan api? ' Mereka menjawab; 'Untuk memasak daging keledai jinak.' Maka dia bersabda: 'Tumpahkanlah dan pecahkanlah.' Lantas ada seorang pria berkata; 'Wahai Rasulullah, tidakkah kami tumpahkan kemudian kami mencucinya? ' Beliau menjawab: 'Atau menyerupai itu.'5856

Telah menceritakan kepada kami Muslim telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Amru yaitu Ibnu Murrah saya mendengar Ibnu Abu Aufa radliallahu 'anhuma; "Apabila seseorang memperlihatkan sedekah kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka dia akan berdo'a: 'ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA AALI FULAN (Ya Allah, berikanlah kesejahteraan kepada keluarga fulan).' Tidak usang kemudian, ayahku memperlihatkan (sedekah) kepada beliau, kemudian dia bersabda: 'ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA AALI ABI AUFA (Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan kepada keluarga Abu Aufa) '."BUKHARI NO.5857

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Isma'il dari Qais dia berkata; saya mendengar Jarir berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Bisakah kau membuat saya sanggup beristirahat dari urusan Dzul Khalashah". Maksud dia yaitu patung yang disembah yang dinamakan Ka'bah Al Yamaniyah. Lalu saya berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya tidak hebat dalam menunggang kuda." Akhirnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menepuk dadaku dan berdo'a: 'Ya Allah mantapkanlah dia dan jadikanlah dia seorang pemberi petunjuk yang lurus.' Jarir berkata; 'Lalu saya berangkat bersama lima pengunggang kuda yang ulung dari kaumku.' Dan tampaknya Sufyan mengatakan; 'Lalu saya berangkat bersama beberapa orang dari kaumku, kemudian saya datangi tempat tersebut dan saya membakarnya, setelah itu saya menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; 'Wahai Rasulullah, demi Allah, tidaklah saya menemui anda melainkan saya telah meninggalkan mereka (para penyembah Dzul Khalashah) kecuali seolah-olah mereka menyerupai unta yang penyakitan (sebutan untuk kehancuran rumah tersebut alasannya yaitu sudah dibakar). Lalu dia mendo'akan keberkahan untuk pasukan beserta kudanya.'BUKHARI NO.5858

Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Rabi' telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah dia berkata; saya mendengar Anas berkata; Ummu Sulaim pernah berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "(Do'akanlah) pelayan engkau yaitu Anas." Beliau bersabda: 'Ya Allah, karuniailah ia harta dan anak yang banyak dan berkahilah apa yang telah Engkau berikan kepadanya.'BUKHARI NO.5859

Telah menceritakan kepada kami Ustman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami 'Abdah dari Hisyam dari Ayahnya dari Aisyah radliallahu 'anha dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendengar seorang pria membaca (Al Qur'an) di masjid, kemudian dia bersabda: "Semoga Allah merahmatinya, sungguh ia telah mengingatkanku ini dan ini, yaitu ayat yang saya lupa dalam surat ini dan ini."BUKHARI NO.5860

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah mengabarkan kepadaku Sulaiman dari Abu Wa`il dari Abdullah dia berkata; "Suatu ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membagi-bagi suatu pembagian, kemudian seorang pria berkata; 'Sungguh pembagian ini tidak dimaksudkan untuk mengharap ridla Allah.' Lalu saya memberitahukannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka dia murka hingga saya lihat tampak kemarahan pada wajah Beliau. Beliau kemudian bersabda: 'Semoga Allah merahmati Musa, karena dia disakiti lebih banyak dari ini namun dia tetap bersabar'."BUKHARI NO.5861

BERSAJAK SAAT DOA

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Muhammad bin As Sakan telah menceritakan kepada kami Habban bin Hilal Abu Habib telah menceritakan kepada kami Harun Al Muqri`i telah menceritakan kepada kami Az Zubair bin Al Khirrit dari Ikrimah dari Ibnu Abbas dia berkata; "Berbicaralah kepada orang-orang setiap Jum'at sekali, kalau kau enggan, maka dua kali, dan apabila kau ingin lebih banyak lagi, hendaknya hanya tiga kali (setiap Jum'at). Janganlah membuat orang-orang bosan dengan Al Qur'an ini. Jangan sekali-kali saya dapatkan kau mendatangi sebuah kaum ketika mereka berbincang-bincang, tiba-tiba kau memberikan kisah dan memotong pembicaraan mereka hingga mereka bosan. Akan tetapi diamlah terlebih dahulu. Jika mereka telah mempersilahkanmu, silahkan kau bicara, sehingga mereka antusias (semangat) mendengarkan tutur bicaramu. Dan tolong cermatilah sajak puitis (yang sulit dimengerti) dan jauhilah yang menyerupai itu, alasannya yaitu telah kutemui Rasulullah dan para sahabatnya tak melaksanakan yang demikian. Yaitu tidak melaksanakan hal itu selain mereka selalu menjauhi semacam itu."BUKHARI NO.5862

HENDAKLAH SERIUS DALAM MEMINTA, SEBAB ALLAH TAK ADA YANG MEMAKSA

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Isma'il telah mengabarkan kepada kami Abdul Aziz dari Anas radliallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang tengah berdo'a, hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam berdo'a, dan janganlah mengatakan; 'Ya Allah, kalau Engkau kehendaki berilah aku…' alasannya yaitu Allah sama sekali tidak ada yang bisa memaksa."BUKHARI NO.5863

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian mengatakan; 'Ya Allah, ampunilah saya kalau Engkau kehendaki, dan rahmatilah saya kalau Engkau berkehendak.' Akan tetapi hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam meminta, karena Allah sama sekali tidak ada yang memaksa."BUKHARI NO.5864

PERMINTAAN HAMBA AKAN DIKABULKAN SELAMA TIDAK TERGESA-GESA

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Abu 'Ubaid bekas budak Ibnu Azhar dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "(Do'a) kalian akan diijabahi selagi tidak terburu-buru, dengan mengatakan; 'Aku telah berdo'a, namun tidak kunjung diijabahi.'BUKHARI NO.5865

BERDOA DENGAN TIDAK MENGHADAP KIBLAT

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mahbub telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Qatadah dari Anas radliallahu 'anhu dia berkata; "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedang berkhutbah pada hari Jum'at, tiba-tiba seorang pria berdiri dan berkata; "Wahai Rasulullah, berdo'alah kepada Allah, supaya menurunkan hujan." Maka langitpun menjadi berawan dan hujan pun turun hingga hampir seseorang tidak sanggup hingga ke rumahnya, hal ini berlangsung hingga Jumat berikutnya. Kemudian pria tersebut atau yang lainnya berdiri dan berkata; 'Berdo'alah kepada Allah supaya memalingkan hujan dari kami, karena kami semuanya telah kebanjiran.' Beliaupun tersenyum kemudian berdo'a: 'Ya Allah, turunkanlah (hujan) di sekitar kami dan bukan pada kami.' Maka awan-awan pun bergeser dari Madinah dan tidak turun pada penduduk Madinah sedikitpun."BUKHARI NO.5866

DOA DENGAN MENGHADAP KIBLAT

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Wuhaib telah menceritakan kepada kami 'Amru bin Yahya dari 'Abbad bin Tamim dari Abdullah bin Zaid dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar menuju tempat shalat ini untuk meminta hujan, kemudian dia berdo'a miminta hujan dengan menghadap ke Kiblat dan membalikkan selendangnya."BUKHARI NO.5867

DOA NABI SHALLALLAHU'ALAIHIWASALLAM UNTUK PEMBANTUNYA AGAR PANJANG USIA

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abu Al Aswad telah menceritakan kepada kami Harami telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah dari Anas radliallahu 'anhu dia berkata; ibuku berkata; "Wahai Rasulullah, do'akanlah atas pelayan enaku ini, yaitu Anas." Beliau bersabda: "Ya Allah, perbanyaklah hartanya, anak-anaknya dan berkahilah atas apa yang Engkau berikan."BUKHARI NO.5868

DOA SAAT KESUSAHAN

Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami Hisyam telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Abu 'Aliyah dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma dia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa berdo'a ketika dalam kesulitan, dia mengucapkan: "LAA ILAAHA ILLALLAHUL 'ADZIIM AL HALIIM LAA ILAAHA ILLALLAH RABBUL 'ARSYIL 'AZHIIM (Tiada Ilah selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada ilah selain Allah, Tuhan langit dan bumi serta Tuhan arasy yang mulia."BUKHARI NO.5869

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dari Hisyam bin Abu Abdullah dari Qatadah dari Abu 'Aliyah dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa berdo'a ketika dalam kesulitan, dia mengucapkan: "LAA ILAAHA ILLALLAHUL 'ADZIIM AL HALIIM LAA ILAAHA ILLALLAH RABBUL 'ARSYIL 'AZHIIM, LAA ILAAHA ILLALLAH RABBUS SAMAAWATI WA RABBUL ARDLI WA RABBUL ASRSYL KARIIM (Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Penguasa arasy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan langit dan bumi serta Tuhan arasy yang mulia)." Dan berkata Wahb telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah menyerupai itu.BUKHARI NO.5870

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI KESUSAHAN YANG MENYENGSARAKAN

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan telah menceritakan kepadaku Sumayy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam selalu meminta proteksi dari cobaan yang memayahkan, kesengsaraan yang menderitakan, takdir yang jelek dan cacian musuh.' Sufyan mengatakan; "Hadits tersebut (tiga macam keburukan -red) mamsih ada embel-embel dariku, namun saya lupa yang satunya."BUKHARI NO.5871

DOA NABI SHALLALLAHU'ALAIHIWASALLAM "ALLOOHUMMA ARRAFIIQ AL-A'LA"

Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin 'Ufair dia berkata; telah menceritakan kepadaku Al Laits dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Uqail dari Ibnu Syihab telah mengabarkan kepadaku Sa'id bin Musayyab dan 'Urwah bin Zubair - ia termasuk kalangan hebat ilmu- bahwa Aisyah radliallahu 'anha berkata; Ketika Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam masih dalam keadaan sehat wal afiat, dia bersabda: 'Sesungguhnya seorang nabi tidaklah diwafatkan hingga diperlihatkan kepadanya tempatnya di nirwana kemudian ia dipersilahkan untuk memilih.' Ketika (malaikat pencabut nyawa) tiba kepada beliau, sementara kepala dia berada di pangkuan saya, maka Rasulullah pingsan beberapa saat. Tak usang kemudian ia sadar kembali. Setelah itu, dia menatap pandangannya ke atas sambil mengucapkan: Ya Allah, pertemukanlah saya dengan kekasihku, Allah Yang Maha Tinggi! ' Aku berkata; "Dengan demikian, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak menentukan untuk hidup lebih usang lagi bersama kami dan saya tahu bahwa itu yaitu ucapan yang pernah dia sampaikan kepada kami ketika dia masih sehat. Aisyah mengatakan; "Itulah kata-kata terakhir yang pernah dia ucapkan, yaitu: 'Ya Allah, pertemukanlah saya dengan kekasihku Yang Maha Tinggi.'BUKHARI NO.5872

DOA MEMINTA KEHIDUPAN DAN KEMATIAN

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dari Isma'il dari Qais dia berkata; saya tiba untuk membesuk Khabbab, ketika itu ia tengah di terapi dengan kay (menempelkan besi panas pada kawasan yang sakit) hingga tujuh kali, kemudian dia mengatakan; 'Kalaulah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak melarang kami memohon kematian, pasti saya akan memohonnya." Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Yahya dari Isma'il dia berkata; telah menceritakan kepadaku Qais dia berkata; saya pernah menjenguk Khabbab, ketika itu ia tengah di terapi dengan kay (menempelkan besi panas pada kawasan yang luka) hingga tujuh kali di perutnya, maka saya mendengar dia mengatakan; 'Kalaulah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak melarang kami memohon kematian, pasti saya akan memohonnya."BUKHARI NO.5873

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Salam telah mengabarkan kepada kami Isma'il bin 'Ulayyah dari Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas radliallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian berangan-angan untuk mati karena tragedi alam yang menimpanya, kalau memang hal itu harus, hendaknya ia mengatakan; "Ya Allah, hidupkanlah saya kalau kehidupan itu baik untukku, dan matikanlah saya kalau ajal itu baik bagiku."BUKHARI NO.5874

BERDOA MEMINTA KEBERKAHAN UNTUK ANAK KECIL DAN MENGUSAP KEPALA

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Hatim dari Al Ja'd bin Abdurrahman dia berkata; saya mendengar As Sa`ib bin Yazid berkata; Aku bersama bibiku menemui Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam, kemudian dia berkata; "Wahai Rasulullah, Sesungguhnya anak saudaraku ini sedang menderita sakit." Lalu dia mengusap kepalaku dan mendo'akanku dengan keberkahan, setelah itu dia berwudlu dan meminum sisa air wudlu, sementara saya berdiri di belakang dia maka saya sempat melihat stempel (kenabian) antara kedua bahu dia menyerupai biji kancing."BUKHARI NO.5875

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Abu Ayyub dari Abu 'Uqail bahwa dia bersama kakeknya Abdullah bin Hisyam pernah keluar dari pasar atau menuju pasar, kemudian ia membeli makanan. Selang beberapa saat, ia bertemu dengan Ibnu Zubair dan Ibnu Umar, maka keduanya berkata; "Ikutkanlah kami berdua denganmu, karena Nabi Shallallahu 'alahi wasallam dulu pernah mendo'akanmu dengan keberkahan." Lalu mereka pun ikut bersamanya, dan tampaknya ia mendapat tunggangan kemudian menghantarkannya hingga ke rumah."BUKHARI NO.5876

Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa'd dari Shalih bin Kaisan dari Ibnu Syihab dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Mahmud bin Ar Rabi' -ia yaitu orang yang Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam pernah mengguyurkan air ke mukanya dari sumur mereka, ketika ia masih kecil."BUKHARI NO.5877

Telah menceritakan kepada kami 'Abdan telah mengabarkan kepada kami Abdullah telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari Aisyah radliallahu 'anha dia berkata; Nabi Shallallahu 'alahi wasallam pernah di beri beberapa bayi, kemudian dia mendo'akan mereka, dia juga pernah di beri seorang bayi laki-laki, kemudian bayi itu ngompol, maka dia meminta di ambilkan air kemudian memercikinya dan tidak mencucinya."BUKHARI NO.5878

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman telah mengabarkan kepada kami Syu'aib dari Az Zuhri dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Abdullah bin Tsa'labah bin Shu'air -Dan Nabi Shallallahu 'alahi wasallam pernah mengusapnya- bahwa dia pernah melihat Sa'd bin Abu Waqash shalat witir satu raka'at."BUKHARI NO.5879

BERSHALAWAT UNTUK NABI SHOLLALLAHU 'ALAIHI WA SALAM

Telah menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah menceritakan kepada kami Al Hakam dia berkata; saya mendengar Abdurrahman bin Abu Laila dia berkata; Ka'b bin 'Ujrah pernah menemuiku, kemudian dia berkata; "Maukah kau saya beri petunjuk? Sesungguhnya Nabi Shallallahu 'alahi wasallam pernah keluar menemui kami, kemudian kami bertanya; "Wahai Rasulullah, kami telah mengetahui salam kepadamu, kemudian bagaimanakah caranya bershalawat kepadamu? Beliau menjawab: "Ucapkanlah; ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA SHALLAITA 'ALAA AALII IBRAAHIM INNAKA HAMIIDUM MAJIID. ALLAAHUMMA BAARIK 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BAARAKTA 'ALAA 'AALI IBRAHIIMA INNAKA HAMIIDUM MAJIID (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahiim, sesungguhnya Engkah Maha Terpuji dan Maha Mulia. Ya Allah berilah barakah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi barakah kepada Ibrahim, sesungguhnya Engkah Maha Terpuji dan Maha Mulia)."BUKHARI NO.5880

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Hamzah telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Hazim dan Ad Darawardi dari Yazid dari Abdullah bin Khabbab dari Abu Sa'id Al Khudri dia berkata; kami bertanya; "Wahai Rasulullah, kami telah mengetahui salam kepadamu, kemudian bagaimanakah kami bershalawat?" dia menjawab: "Ucapkanlah; ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD 'ABDIKA WARASUULIKA KAMAA SHALLAITA 'ALAA IBRAAHIM WA BAARIK 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BAARAKTA 'ALAA IBRAHIIM WA 'ALAA AALI IBRAHIIMA (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad hamba dan utusan-Mu sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahiim, dan berilah barakah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi barakah kepada Ibrahim, dan keluarga Ibrahim)."BUKHARI NO.5881

BOLEHKAH BERSHALAWAT UNTUK SELAIN NABI SHALLALLAHU'ALAIHIWASALLAM?

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Amru bin Murrah dari Ibnu Abu Aufa dia berkata; "Apabila seseorang menyerahkan sedekahnya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka dia mengucapkan: "ALLAHUMMA SHALLI 'ALAAIHI (Ya Allah, berikanlah kesejahteraan kepadanya)." Tidak usang kemudian, ayahku menyerahkan sedekah kepada beliau, kemudian dia bersabda: "ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA AALI ABI AUFA (Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan kepada keluarga Abu Aufa)."BUKHARI NO.5882

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Abdullah bin Abu Bakr dari Ayahnya dari 'Amru bin Sulaim Az Zuraqi dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Abu Humaid As Sa'idi bahwa mereka berkata; "Wahai Rasulullah, bagaimana kita bershalawat kepadamu?" dia bersabda: "Ucapkanlah; ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMADIN WA AZWAAJIHI WA DZURRIYYATIHII KAMAA SHALLAITA 'ALAA AALI IBRAHIM WA BAARIK 'ALAA MUHAMMADIN WA AZWAAJIHI WA DZURRIYYATIHII KAMAA BAARAKTA 'ALAA AALI IBRAHIM INNAKA HAMIIDUN MAJIID" (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, istri-istrinya dan anak keturunannya sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada keluarga Ibrahim dan berilah barakah kepada Muhammad, istri-istrinya dan anak keturunannya sebagaimana Engkau telah memberi barakah kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkah Maha Terpuji dan Maha Mulia)."BUKHARI NO.5883

SABDA NABI "SIAPA YANG KUSAKITI, JADIKANLAH SEBAGAI KAFFARAT BAGINYA"

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shal? h telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Sa'id bin Musayyab dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa dia pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan: "Ya Allah, sekiranya ada seorang mukmin yang pernah saya cela, maka jadikanlah celanya tersebut sebagai masalah yang sanggup mendekatkan kepada-Mu di hari Kiamat kelak."BUKHARI NO.5884

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI FITNAH

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Qatadah dari Anas radliallahu 'anhu; bahwa para sahabat banyak bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sehingga mereka setengah memaksa dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Maka dia murka dan pribadi naik mimbar sambil bersabda: 'Tidaklah kalian bertanya kepadaku mengenai sesuatu, melainkan saya selalu jelaskan kepada kalian', lantas saya melihat kanan-kiri, tak tahunya setiap orang menutupi kepalanya dengan pakaiannya sambil menangis, Secara impulsif muncullah seseorang yang kalau bermusuhan, ia dipanggil dengan nasab selain ayahnya, maka orang itu berujar 'Wahai nabiyullah siapakah ayahku? Beliau menjawab: 'ayahmu yaitu Hudzafah." Umarpun bergegas mengucapkan RADHIINA BILLAHI RABBAN WABIL ISLAAMI DIINAN WABI MUHAMMADIN shallallahu 'alaihi wasallam RASUULAN NA'UUDZU BILLAH MINAL FITANI (Kami ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai utusan, kami berlindung kepada Allah dari fitnah), lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku belum pernah melihat keburukan dan kebaikan sama sekali menyerupai hari ini, alasannya yaitu hari ini neraka dan nirwana digambarkan bagiku hingga saya melihat kedua-duanya berada dibalik dinding ini. Dan Qatadah selalu menyebutkan hadits ini ketika membaca ayat 'Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian bertanya wacana sesuatu yang sekiranya diungkapkan kepada kalian, justru malah menyusahkan kalian." (QS. Al Maidah; 101).BUKHARI NO.5885

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI DIKUASAI ORANG LAIN

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ja'far dari 'Amru bin Abu 'Amru bekas budak Al Mutthalib bin Abdullah bin Hanthab, bahwa dia mendengar Anas bin Malik berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Abu Thalhah: "Berilah saya seorang pelayan lelaki dari yang kau miliki hingga ia bisa membantuku." Abu Thalhah kemudian keluar dengan membawaku di belakang boncengannya. Aku kemudian menjadi pelayan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Setiap kali dia singgah pada suatu tempat, dia banyak membaca: 'ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL HAMMI WAL HAZANI WAL 'AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL JUBNI WA DLALA'ID DAINI WA 'ALAIHI WA GHALABATIR RIJAALI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari keluh kesah dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat bakhil dan penakut, dan dari lilitan hutang dan penindasan) '. Aku selalu melayani (keperluan) dia hingga kembali dari Khaibar, dia kembali dengan membawa (mengiring) Shafiyah binti Huyai. Dan saya lihat dia menutupinya dengan kain kemudian memboncengkannya di belakang beliau. Sehingga ketika kami tiba di kawasan Shahba`, dia membuat hais dalam ember dari kulit, kemudian dia menyuruh biar saya mengundang para sahabat. Setelah itu mereka menyantap hidangan tersebut, itulah awal rumah tangga dia dengannya. Kemudian dia melanjutkan perjalanan, hingga ketika Uhud telah terlihat, dia bersabda: "Ini yaitu gunung yang kita mencintainya dan dia menyayangi kita." Ketika memasuki kota Madinah dia mengatakan: "Ya Allah, sesungguhnya saya mengharamkan apa yang ada di antara dua gunungnya (Madinah), sebagaimana Ibrahim mengharamkan (mensucikan) Makkah. Ya Allah, berkahilah mereka dalam mud dan sha' mereka."BUKHARI NO.5886

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI SIKSA KUBUR

Telah menceritakan kepada kami Humaidi telah menceritakan kepada kami Sufran telah menceritakan kepada kami Musa bin 'Uqbah dia berkata; saya mendengar Ummu Khalid Binti Khalid -kata Musa; dan belum ada yang mendengar seorang pun dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam selain dia- Ummu Khalid berkata; "Saya mendengar Nabi Shallallahu 'alahi wasallam meminta proteksi dari siksa kubur."BUKHARI NO.5887

Telah menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah menceritakan kepada kami Abdul Malik dari Mush'ab bahwa Sa'd pernah memerintahkan lima perkara, dia menyebutkan masalah itu dari nabi Shallallahu 'alahi wasallam, bahwa dia memerintahkan hal itu juga, yaitu; "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA A'UUDZU BIKA AN URADDA ILAA ARDZALIL 'UMUR WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUNYA -yaitu firnah Dajjal- WA A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, saya berlindung kepada-Mu kepikunan, saya berlindung dari fitnah dunia -maksudnya yaitu fitnah dajjal- dan saya berlindung kepada-Mu dari siksa kubur."BUKHARI NO.5888

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa`il dari Masruq dari Aisyah dia berkata; "Dua orang perempuan renta dari Yahudi Madinah tiba kepadaku, kemudian keduanya berkata kepadaku; "Sesungguhnya penghuni kubur ada yang disiksa di kubur mereka." Namun saya mengingkarinya bahkan saya merasa tidak perlu untuk mempercayai keduanya, sesaat kemudian Nabi Shallallahu 'alahi wasallam masuk menemuiku, kemudian saya beritahukan kepada dia perihal ucapan dua perempuan renta tersebut, maka dia bersabda: "Mereka berdua benar, sesungguhnya orang-orang ada yang disiksa (dalam kuburnya) yang sanggup di dengar oleh setiap binatang." Setelah itu saya tidak pernah melihat dia melainkan selalu memohon proteksi dari siksa kubur selepas shalat."BUKHARI NO.5889

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI FITNAH KEHIDUPAN DAN KEMATIAN

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Mu'tamir dia berkata; saya mendengar Ayahku dia berkata; saya mendengar Anas bin Malik radliallahu 'anhu berkata; Nabi Shallallahu 'alahi wasallam selalu mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI WAL JUBNI WAL BUKHLI WAL HARAMI WA A'UUDZUBILKA MIN 'ADZAABIL QABRI WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, pengecut, kekikiran dan kepikunan. Dan saya berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian."BUKHARI NO.5890

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI DOSA DAN TERLILIT HUTANG

Telah menceritakan kepada kami Mu'alla bin Asad telah menceritakan kepada kami Wuhaib dari Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari Aisyah radliallahu 'anha bahwa Nabi Shallallahu 'alahi wasallam biasa mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL MA`TSAMI WAL MAGHRAMI WAMIN FITNATIL QABRI WA 'ADZAABIL QABRI WAMIN FITNATIN NAARI WA 'AZAABIN NAARI WAMIN SYARRI FITNATIL GHANIY WA 'A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL FAQRI WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAL, ALLHUMMAGHSIL 'ANNII KHATHAAYAYA BIMAAIS SALJI WALBARADI WANAQQI QALBII MINAL KHATHAAYAYA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADL MINAD DANAS WABAA'ID BAINI WABAINAL KHATHAAYAYA KAMAA BAA'ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari rasa malas, kepikunan, kesalahan dan terlilit hutang, dan dari fitnah kubur serta siksa kubur, dan dari fitnah neraka dan siksa neraka dan dari buruknya fitnah kekayaan dan saya berlindung kepada-Mu dari buruknya fitnah kefakiran serta saya berlindung kepada-Mu dari fitnah Al Masih Ad Dajjal. Ya Allah, bersihkanlah kesalahan-kesalahanku dengan air salju dan air embun, sucikanlah hatiku dari kotoran-kotoran sebagaimana Engkau menyucikan baju yang putih dari kotoran. Dan jauhkanlah antara diriku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat."BUKHARI NO.5891

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI PENGECUT DAN MALAS

Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad telah menceritakan kepada kami Sulaiman dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Amru bin Abu 'Amru dia berkata; saya mendengar Anas bin Malik dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan: "ALLAHUMMA INII A'UUDZUBIKA MINAL HAMMI WAL HAZANI WAL 'AJZI WAL KASALI WALJUBNI WALBUKHLI WADLALA'ID DAINI WAGHALABATIR RIJAALI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan sedih cita, lemah dan malas, pengecut dan kikir dan terlilit hutang serta dikuasai musuh."BUKHARI NO.5892

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI KEBAKHILAN

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepadaku Ghundar telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abdul Malik bin Umair dari Mush'ab bin Sa'd dari Sa'd bin Abu Waqash radliallahu 'anhu bahwa dia memerintahkan lima perkara, dan dia pernah menceritakan wacana hal itu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu; "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA A'UUDZU BIKA MIN AN URADDA ILAA ARDZALIL 'UMUR WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUNYA, WA A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, saya berlindung kepada-Mu kepikunan, saya berlindung dari fitnah dunia dan saya berlindung kepada-Mu dari siksa kubur."BUKHARI NO.5893

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI KEPIKUNAN

Telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar telah menceritakan kepada kami Abdul Warits dari Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu dia berkata; "Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam sering meminta perlindungan, dia mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL KASALI WA A'UUDZUBIKA MINAL JUBNI WA A'UUDZUBIKA MINAL HARAMI WA A'UUDZUBIKA MINAL BUKHLI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari sifat malas, dan berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, dan berlindung kepada-Mu dari sifat pikun dan saya berlindung kepada-Mu dari sifat kikir."BUKHARI NO.5894

DOA UNTUK MENGHILANGKAN WABAH DAN PENYAKIT

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari Aisyah radliallahu 'anha dia berkata; Nabi Shallallahu 'alahi wasallam bersabda: "Ya Allah, berilah kecintaan kami terhadap Madinah sebagaimana kecintaan kami terhadap Makkah atau lebih cinta lagi, dan pindahkanlah demamnya ke kawasan Juhfah, ya Allah berkahilah kami di mud dan sha' kami."BUKHARI NO.5895

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa'd telah mengabarkan kepada kami Ibnu Syihab dari 'Amir bin Sa'd bahwa Ayahnya berkata; "Ketika Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam haji wada', dia tiba menjengukku ketika saya terbaring sakit yang menjadikan kematianku, kemudian saya berkata; "Wahai Rasulullah, keadaan saya semakin parah, menyerupai yang telah anda lihat ketika ini, sedangkan saya yaitu orang yang mempunyai banyak harta, sementara saya hanya mempunyai seorang anak perempuan yang akan mewarisi harta peninggalan saya, maka bolehkah saya menyedekahkan dua pertiga dari hartaku?" dia bersabda: "Jangan." Saya bertanya lagi; "Kalau begitu, bagaimana kalau separuhnya?" dia menjawab: "Jangan, (namun sedekahkanlah sepertiganya saja), dan sepertiganya pun sudah banyak, bantu-membantu bila kau meninggalkan hebat warismu dalam keadaan kaya, itu lebih baik daripada kau meninggalkan mereka dalam keadaan serba kekurangan dan meminta-minta kepada orang lain. Tidakkah Kamu menafkahkan suatu nafkah dengan tujuan untuk mencari ridla Allah, melainkan kau akan mendapat pahala karena dari nafkah pemberianmu itu, hingga sesuap masakan yang kau suguhkan kemulut istrimu juga merupakan sedekah darimu." Saya bertanya lagi; "Apakah saya masih tetap hidup, setelah teman-teman saya meninggal dunia?" dia menjawab: "Sesungguhnya kau tidak akan panjang umur, kemudian kau mengerjakan suatu amalan dengan tujuan untuk mencari ridla Allah, kecuali derajatmu akan semakin bertambah, semoga kau dipanjangkan umurmu sehingga kaum Muslimin mendapat manfa'at darimu dan orang-orang (kafir) menderita kerugian karenamu. Ya Allah… sempurnakanlah hijrah para sahabatku dan janganlah Engkau kembalikan mereka kepada kekufuran, akan tetapi alangkah kasihannya Sa'd bin Khaulah." Sa'd berkata; "Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendo'akannya biar ia meninggal di kota Makkah."BUKHARI NO.5896

MEMMINTA PERLINDUNGAN DARI KEPIKUNAN, FITNAH DUNIA

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Al Husain dari Za`idah dari Abdul Malik dari Mush'ab bin Sa'd dari Ayahnya dia berkata; "Mohon perlindunganlah kalian dengan beberapa kalimat yang dipakai oleh Nabi Shallallahu 'alahi wasallam, yaitu; "ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MIN AN URADDA ILAA ARDZALIL 'UMUR WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUNYA WA 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, saya berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, saya berlindung kepada-Mu kepikunan, saya berlindung dari fitnah dunia dan siksa kubur."BUKHARI NO.5897

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari Aisyah bahwa Nabi Shallallahu 'alahi wasallam selalu mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL MAGHRAMI WAL MA`TSAMI, ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABIN NAAR WAFITNATIN NAARI WAMIN FITNATIL QABRI WA 'ADZAABIL QABRI WASYARRI FITNATIL GHANIY WASYARRI FITNATIL FAQRI WAMIN SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAL, ALLHUMMAGHSIL KHATHAAYAYA BIMAAIS SALJI WALBARADI WANAQQI QALBII MINAL KHATHAAYAYA KAMAA NAQQAITATS TSAUBUL ABYADL MINAD DANAS WABAA'ID BAINI WABAINAL KHATHAAYAYA KAMAA BAA'ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari rasa malas, kepikunan, terlilit hutang, dan dari kesalahan dan dari fitnah neraka serta siksa neraka, dan dari fitnah kubur dan siksa kubur dan dari buruknya fitnah kekayaan dan dari buruknya fitnah kefakiran serta fitnah Al Masih Ad Dajjal. Ya Allah, bersihkanlah kesalahan-kesalahanku dengan air salju dan air embun, sucikanlah hatiku dari kotoran-kotoran sebagaimana Engkau menyucikan baju yang putih dari kotoran. Dan jauhkanlah antara diriku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat."BUKHARI NO.5898

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI FITNAH KEKAYAAN

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Salam bin Abu Muthi' dari Hisyam dari Ayahnya dari Bibinya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa meminta proteksi dengan (membaca): "ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MIN FITNATIN NAAR WAMIN 'ADZAABIN NAAR WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL QABRI WA A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABIL QABRI WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL GHANIY WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL FAQRI WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAL (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka dan siksa neraka, saya berlindung kepada-Mu dari fitnah kubur dan siksa kubur, saya berlindung kepada-Mu dari fitnah kekayaan dan saya berlindung kepada-Mu dari fitnah kefakiran dan saya berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal)."BUKHARI NO.5899

MEMINTA PERLINDUNGAN DARI FITNAH KEFAKIRAN

Telah menceritakan kepada kami Muhammad telah mengabarkan kepada kami Abu Mu'awiyah telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari Aisyah radliallahu 'anha dia berkata; Nabi Shallallahu 'alahi wasallam sering mengucapkan do'a: 'ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MIN FITNATIN NAAR WA 'ADZAABIN NAARI WA FITNATIL QABRI WA 'ADZAABIL QABRI WASYARRI FITNATIL GHANIY WASYARRI FITNATIL FAQRI, ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MIN SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAL, ALLAHUMMAGHSIL QALBII BIMAAIS SALJI WAL BARADI WANAQQI QALBII MINAL KHATHAAYAYA KAMAA NAQQAITATS TSAUBUL ABYADL MINAD DANAS WABAA'ID BAINI WABAINAL KHATHAAYAYA KAMAA BAA'ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI, ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL KASALI WAL MA`TSAMI WAL MAGHRAMI." (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka serta siksa neraka, dan dari fitnah kubur dan siksa kubur dan dari buruknya fitnah kekayaan dan dari buruknya fitnah kefakiran. Dan saya berlindung kepada-Mu dari keburukan fitnah Al Masih Ad Dajjal. Ya Allah, bersihkanlah hatiku dengan air salju dan air embun, sucikanlah hatiku dari kotoran-kotoran sebagaimana Engkau menyucikan baju yang putih dari kotoran. Dan jauhkanlah antara diriku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari rasa malas, kesalahan dan terlilit hutang)."BUKHARI NO.5900

BERDOA MEMINTA BANYAK HARTA DISERTAI KEBERKAHAN

Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Ghundar telah menceritakan kepada kami Syu'bah dia berkata; saya mendengar Qatadah dari Anas dari Ummu Sulaim bahwa dia berkata; "Wahai Rasulullah, do'akanlah pelayanmu yaitu Anas!." Beliau kemudian mengucapkan: 'Ya Allah, karuniailah dia harta dan anak yang banyak dan berkahilah terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadanya.' Dan dari Hisyam bin Zaid saya mendengar Anas bin Malik menyerupai itu.BUKHARI NO.5901

Telah menceritakan kepada kami Abu Zaid Sa'id bin Ar Rabi' telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah dia berkata; saya mendengar Anas radliallahu 'anhu dia berkata; Ummu Sulaim berkata; "(Do'akanlah) pelayanmu Anas!." Beliau kemudian mengucapkan: 'Ya Allah, karuniailah ia banyak harta dan anak, dan berkahilah terhadap sesuatu yang telah Engkau berikan padanya.'BUKHARI NO.5902

DOA ISTIKHARAH

Telah menceritakan kepada kami Mutharif bin Abdullah Abu Mush'ab telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Abu Al Mawal dari Muhammad bin Al Munkadir dari Jabir radliallahu 'anhu dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengajarkan istikharah kepada kami untuk setiap perkara, sebagaimana mengajarkan surat dari Al Qur'an. (Sabdanya): "Jika salah seorang dari kalian menginginkan sesuatu maka hendaknya ia mengerjakan dua raka'at kemudian ia mengucapkan: ALLAHUMMA INNI ASTAKHIRUKA BI 'ILMIKA WA ASTAQDIRUKA BI QUDRATIKA WA AS'ALUKA MIN FADLIKAL ADZIMI FAINNAKA TAQDIRU WALA AQDIRU WA TA'LAMU WALA A'LAMU WA ANTA A'LAMUL GHUYUB, ALLAHUMMA FAIN KUNTA TA'LAMU HADZAL AMRA (maka ia menyebutkan hajat yang ia inginkan) KHAIRAN LII FII DIENIE WA MA'AASYII WA 'AQIBATI AMRI -atau berkata; FII 'AAJILI AMRII WA AAJILIHI- FAQDURHU LI WA IN KUNTA TA'LAMU ANNA HAADZAL AMRA SYARRAN LI FI DIINII WA MA'AASYII WA 'AAQIBATI AMRII -atau berkata; FII 'AAJILI AMRII WA AAJILIHI- FASHRIFHU 'ANNI WASHRIFNI 'ANHU WAQDURLIIL KHAIRA HAITSU KAANA TSUMMA RADDLINI BIHI. (Ya Allah saya memohon pilihan kepada Engkau dengan ilmu-Mu, saya memohon penetapan dengan kekuasaan-Mu dan saya memohon karunia-Mu yang besar, karena Engkaulah yang berkuasa sedangkan saya tidak berkuasa, Engkaulah yang Maha mengetahui sedangkan saya tidak mengetahui apa-apa, dan Engkau Maha mengetahui dengan segala yang ghaib. Ya Allah jikalau Engkau mengetahui urusanku ini (ia sebutkan hajatnya) yaitu baik untukku dalam agamaku, kehidupanku, serta tanggapan urusanku -atau berkata; baik di dunia atau di akhirat- maka takdirkanlah untukku serta mudahkanlah bagiku dan berilah berkah kepadaku, sebaliknya jikalau Engkau mengetahui bahwa urusanku ini (ia menyebutkan hajatnya) jelek untukku, agamaku, kehidupanku, serta tanggapan urusanku, -atau berkata; baik di dunia ataupun di akhirat- maka jauhkanlah saya daripadanya, serta takdirkanlah untukku yang baik baik saja, kemudian jadikanlah saya ridla dengannya.) " Lalu ia menyebutkan hajatnya.BUKHARI NO.5903

DOA KETIKA BERWUDHU"

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala` telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Buraid bin Abdullah dari Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meminta diambilkan air, kemudian dia berwudlu, setelah itu dia mengangkat tangannya sambil berdo'a: "Ya Allah, ampunilah 'Ubaid Abu 'Amir." Hingga saya melihat putih ketiaknya, kemudian dia melanjutkan do'anya: 'Ya Allah, jadikanlah ia termasuk dari orang yang terbaik diantara insan di hari Kiamat kelak.'BUKHARI NO.5904

DOA JIKA MENYUSURI JALAN MENDAKI (NAIK)

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayyub dari Abu Utsman dari Abu Musa radliallahu 'anhu dia berkata; "Kami bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di suatu perjalanan, apabila kami berjalan ke tempat yang agak tinggi, kami pun bertakbir, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Saudara-saudara sekalian, rendahkanlah bunyi kalian! Sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada Dzat yang tuli dan jauh. Tetapi kalian berdoa kepada Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Dekat.' Kemudian dia mendatangiku, sedangkan diriku tengah membaca; 'Laa haula wa laa quwwata ilIa billaah' (Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan AlIah). Kemudian dia bersabda: 'Hai Abdullah bin Qais, 'Ucapkanlah: Laa haula wala quwwata illaa billaah, karena itu yaitu salah satu dari perbendaharaan nirwana -atau dia bersabda; 'Maukah saya tunjukkan kepadamu suatu kalimat, yang termasuk salah satu dari perbendaharaan surga? Yaitu; Laa haula walaa quwwata illaa billah' (Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan AIIah)."BUKHARI NO.5905

DOA JIKA INGIN BEPERGIAN ATAU PULANG

Telah menceritakan kepada kami Isma'il dia berkata; telah menceritakan kepadaku Malik dari Nafi' dari Abdullah bin Umar radliallahu 'anhuma bahwa: "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah kembali dari peperangan, haji atau umrah, maka dia mengucapkan takbir di setiap tempat yang tinggi sebanyak tiga kali kemudian dia membaca: 'Tidak ada Ilah selain Allah, Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia berkuasa atas segala sesuatu. Kita berserah diri, bertaubat, beribadah, bersujud kepada Rabb kita dengan terus memuji-Nya, Allah akan menepati janji-Nya, dan menolong hamba-Nya dan mengalahkan golongan-golongan kafir dengan sendiri-Nya.'"BUKHARI NO.5906

DOA UNTUK ORANG MENIKAH

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Tsabit dari Anas radliallahu 'anhu dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat bekas shufrah (minyak busuk berwarna kuning) pada Abdurrahman bin 'Auf, maka dia pun bertanya: "Bagaimana keadaanmu? -Atau bersabda- bagaimana kabarmu? Ia menjawab; 'Sesungguhnya saya telah menikahi seorang perempuan dengan mahar seberat biji kurma.' Beliau besabda: 'Semoga Allah memberkahimu, adakanlah pesta perkawinan meskipun dengan seekor kambing.'BUKHARI NO.5907

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'man telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari 'Amru dari Jabir radliallahu 'anhu dia berkata; "Ayahku telah meninggal dan meninggalkan tujuh atau sembilan anak perempuan, oleh karena itu saya menikahi wanita." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Apakah kau sudah nikah wahai Jabir? ' Jawabku; 'Ya, sudah.' Beliau bersabda: 'Gadis atau janda? ' Aku menjawab; 'Janda.' Beliau bersabda: 'Tidakkah kau pilih gadis, hingga kau bisa bercumbu dengannya dan dia bisa bercumbu denganmu, atau kau sanggup bergurau dengannya dan dia sanggup bergurau denganmu? ' Aku menjawab; 'Ayahku telah meninggal dunia dengan meninggalkan tujuh atau sembilan anak perempuan, dan saya tidak suka kalau saya menikah dengan perempuan yang seumur dengan mereka. Oleh karena itu, saya menikahi perempuan yang sanggup mengurusi mereka.' Beliau bersabda: 'Semoga Allah memberkahimu.' Namun Ibnu Uyainah dan Muhammad bin Muslim dari 'Amru tidak mengatakan; 'Semoga Allah memberkahimu.'BUKHARI NO.5908

DOA MENGGAULI ISTERI

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Salim dari Kuraib dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sekiranya salah seorang diantara kalian hendak mendatangi isterinya, maka ucapkanlah; 'BISMILLAHI ALLAHUMMA JANNIBNASY SYAITHAANA WAJANNIBIS SYAITHAANA MAA RAZAQTANAA' Dengan nama Allah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan terhadap sesuatu yang Engkau anugerahkan kepada kami, kalau ditakdirkan memperoleh anak dari keduanya, maka setan tidak akan bisa membahayakannya selama-lamanya."BUKHARI NO.5909

DOA NABI SHALLALLAHU'ALAIHIWASALLAM "ROBBANAA AATINAA FID-DUN-YAA HASANAH"

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Abdul Warits dari Abdul Aziz dari Anas dia berkata; "Do'a yang paling banyak dipanjatkan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah: 'RABBANAA AATINAA FID DUN-YAA HASANAH WAFIL AAKHIRATI HASANAH WAQINAA 'ADZAABAN NAAR Wahai Rabb kami, karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.'"BUKHARI NO.5910

MEMMINTA PERLKINDUNGAN DARI FITNAH DUNIAWI

Telah menceritakan kepada kami Farwah bin Abu Al Maghra` telah menceritakan kepada kami 'Ubaidah bin Humaid dari Abdul Malik bin 'Umair dari Mush'ab bin Sa'd bin Abu Waqqash dari Ayahnya radliallahu 'anhu dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengajari kami beberapa kalimat (do'a) sebagaimana dia kau mencar ilmu menulis, yaitu; "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA A'UUDZU BIKA AN URADDA ILAA ARDZALIL 'UMUR WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUNYA WA 'ADZAABIL QABRI Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, saya berlindung kepada-Mu dari kepikunan, saya berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan siksa kubur."BUKHARI NO.5911

MENGULANG-ULANG DOA

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Mundzir telah menceritakan kepada kami Anas bin 'Iyadl dari Hisyam dari ayahnya dari Aisyah radliallahu 'anha bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terkena sihir, sehingga dia pun dibentuk seolah-olah telah melaksanakan sesuatu pekerjaan yang dia tidak kerjakan. Sampai dia selalu berdo'a kepada Rabbnya, kemudian dia bersabda: "Wahai Aisyah, apakah kau telah mencicipi bahwa Allah telah memperlihatkan aliran (menghukumi) dengan apa yang telah saya fatwakan (hukumi)?" Aisyah berkata; 'Apa itu wahai Rasulullah? ' Beliau menjawab: 'Dua orang pria telah tiba kepadaku, kemudian salah seorang dari keduanya duduk di atas kepalaku dan satunya lagi di kakiku. Kemudian salah seorang berkata kepada yang satunya; 'Menderita sakit apakah pria ini? ' temannya menjawab; 'Terkena sihir.' Salah seorang darinya bertanya; 'Siapakah yang menyihirnya? ' Temannya menjawab; 'Labid bin Al A'sham.' Salah seorang darinya bertanya; 'Dengan benda apakah (dia menyihir)? ' Temannya menjawab; 'Dengan rambut yang terjatuh (ketika disisir) dan seludang mayang kurma.' Salah seorang darinya bertanya; 'Di manakah benda itu di letakkan?" Temannya menjawab; 'Di dalam sumur Dzarwan.' -Dzarwan yaitu sumur yang terletak di Bani Zuraiq- Aisyah melanjutkan; 'Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatanginya, kemudian dia kembali menemui Aisyah, dia kemudian bersabda: 'Demi Allah, seolah-olah airnya berubah bagaikan rendaman pohon inai dan seolah-olah pohon kurmanya bagaikan kepala syetan.' Aisyah berkata; 'Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tiba dan memberitahukan mengenai sumur tersebut, lantas saya bertanya; 'Wahai Rasulullah, tidakkah anda mengeluarkannya? ' Beliau menjawab: 'Tidak, sesungguhnya Allah telah menyembuhkanku dan saya tidak suka bila memperlihatkan kesan jelek kepada orang lain dari kejadian itu.' Isa bin Yunus dan Al Laits bin Sa'd menambahkan; dari Hisyam dari Ayahnya dari Aisyah dia berkata; 'Nabi shallallahu 'alaihi wasallam disihir, kemudian dia selalu berdo'a dan berdo'a ….' Kemudian dia melanjutkan hadits tersebut.'BUKHARI NO.5912

MENDOAKAN KECELAKAAN ATAS ORANG MUSYRIK

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Salam telah mengabarkan kepada kami Waki' dari Ibnu Abu Khalid dia berkata; saya mendengar Ibnu Abu Aufa radliallahu 'anhuma berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdo'a ketika perang Ahzab, sabdanya: "Ya Allah, Dzat yang menurunkan kitab, Dzat yang segera membuat perhitungan, hancurkanlah pasukan Ahzab. Ya Allah hancurkanlah mereka dan cerai beraikanlah mereka."BUKHARI NO.5913

Telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Fadlalah telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Abu Abdullah dari Yahya dari Abu Salamah dari Abu Hurairah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa membaca do'a qunut setelah mengucapkan: "Sami'allahu liman hamidah" -di raka'at terakhir dari shalat Isya'- yaitu; 'Ya Allah, selamatkanlah 'Ayyasy bin Abu Rabi'ah. Ya Allah, selamatkanlah Khalid bin Walid. Ya Allah, selamatkanlah Salamah bin Hisyam. Ya Allah, selamatkanlah golongan yang lemah dari kaum mukminin. Ya Allah, timpakanlah kerasnya siksa-Mu kepada Mudlar dan jadikanlah siksa-Mu untuk mereka berupa paceklik menyerupai paceklik yang terjadi pada zaman Nabi Yusuf.'BUKHARI NO.5914

Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Ar Rabi' telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash dari 'Ashim dari Anas radliallahu 'anhu; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutus suatu pasukan, yang populer dengan qurra` (para penghafal Al Qur'an), kemudian mereka dibunuh, maka belum pernah kulihat Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersedih atas suatu tragedi menyerupai halnya kesedihan dia atas ajal sahabatnya tersebut. Lalu dia qunut selama sebulan di shalat shubuh sambil mengucapkan; "Sesungguhnya 'Ushayyah telah bermaksiat terhadap Allah dan Rasul-Nya."BUKHARI NO.5915

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Hisyam telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari 'Urwah dari Aisyah radliallahu 'anha dia berkata; "Orang-orang Yahudi menyalami Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan mengatakan; 'Assaamu'alaikum' Semoga kebinasaan atasmu. Ternyata Aisyah memahami ucapan mereka, kemudian dia berkata; 'Wa'alaikumus saam wal la'nat Semoga kecelakaan dan laknat tertimpa atas kalian).' Lalu Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Pelan-pelanlah wahai Aisyah, sesungguhnya Allah menyayangi perilaku lemah lembut pada setiap perkara.' Aisyah berkata; 'Wahai Rasulullah! Apakah engkau tidak mendengar apa yang telah mereka katakan? ' Beliau menjawab: 'Apakah kau tidak mendengar bahwa saya telah menjawab ucapan mereka, saya berkata; 'WA 'ALAIKUM' Dan semoga atas kalian juga.'BUKHARI NO.5916

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Al Anshari telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Hasan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Sirin telah menceritakan kepada kami 'Abidah telah menceritakan kepada kami Ali bin Abu Thalib radliallahu 'anhu dia berkata; "Kami bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika perang Khandaq, kemudian dia bersabda: 'Semoga Allah memenuhi kubur mereka dan rumah mereka dengan api sebagaimana mereka menyibukkan kami dari shalat wustha hingga matahari terbenam.'" Shalat wustha yaitu shalat Ashar.BUKHARI NO.5917

MENDOAKAN KEBAIKAN UNTUK ORANG MUSYRIK

Telah menceritakan kepada kami Ali telah menceritakan kepada kami Sufyan telah menceritakan kepada kami Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu; Thufail bin 'Amru tiba menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kabilah Daus telah durhaka dan enggan (melaksanakan perintah), maka do'akanlah supaya mereka binasa." Maka orang-orang pun menyangka bahwa dia akan mendo'akan kebinasaan atas mereka, ternyata dia bersabda: 'Ya Allah, berilah petunjuk kepada Kabilah Daus dan datangkanlah mereka.'BUKHARI NO.5918

DOA NABI "AMPUNILAH YANG TELAH KULAKUKAN

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Shabah telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq dari Ibnu Abu Musa dari Ayahnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa dia biasa berdo'a dengan do'a sebagai berikut; "Ya Allah, ampunilah kesalahan, kebodohan, dan perbuatanku yang terlalu berlebihan dalam urusanku, serta ampunilah kesalahanku yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kemalasanku, kesengajaanku, kebodohanku, gelak tawaku yang semua itu ada pada diriku. Ya Allah, ampunilah saya atas dosa yang telah berlalu, dosa yang mendatang, dosa yang saya samarkan, dosa yang saya perbuat dengan terang-terangan dan dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku, Engkaulah yang mengajukan dan Engkaulah yang mengakhirkan, serta Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." 'Ubaidullah bin Mu'adz mengatakan; telah menceritakan kepada kami Ayahku telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq dari Abu Burdah bin Abu Musa dari Ayahnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyerupai hadits di atas.BUKHARI NO.5919

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin Abdul Majid telah menceritakan kepada kami Isra`il telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq dari Abu Bakr bin Abu Musa dan Abu Burdah saya mengiranya dari Abu Musa Al Asy'ari dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa dia biasa berdo'a; "ALLAHUMMAGHFIRLII KHATHI'ATHII WAJAHLII WA ISRAFII FII AMRII WAMAA ANTA A'LAMU BIHI MINNI ALLAHUMMAGHFIRLII HAZLII WAJIDDII WAKHATHAYAAYA WA'AMDI WAKULLU DZAALIKA 'INDI Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan-kesalahanku, kebodohanku, perbuatanku yang melampaui batas di setiap urusanku yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Ya Allah, ampunilah aku, canda tawaku, kesungguhanku, kesalahanku, kesengajaanku dan setiap masalah yang ada padaku."BUKHARI NO.5920

DOA SAAT-SAAT MUSTAJAB KETIKA JUMAT

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Ayyub dari Muhammad dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata; Abu Qasim shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Pada hari Jum'at terdapat waktu, yang tidaklah seorang hamba muslim shalat dan meminta kebaikan kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkannya." Beliau memberi isyarat dengan tangannya. Kami berkata; 'Yaitu dia menyempitkannya.'BUKHARI NO.5921

SABDA NABI : "DOA KITA UNTUK ORANG YAHUDI DIKABULKAN, SEDANG DOA MEREKA BAGI KITA TIDAK."

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab telah menceritakan kepada kami Ayyub dari Ibnu Abu Mulaikah dari Aisyah radliallahu 'anha bahwa sekelompok orang Yahudi tiba menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian mereka mengucapkan; "As Saamu 'alaika Kebinasaan atasmu." Beliau menjawab: 'Wa 'alaikum Dan atas kalian juga.' Kemudian Aisyah berkata; 'As Saamu 'alaikum wala'anakumullah wa ghadziba 'alaikum Semoga kebinasaan atas kalian, dan laknat Allah serta murka Allah menimpa kalian.' Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Pelan-pelan wahai Aisyah, hendaklah kau berlemah lembut dan janganlah kau bergairah atau berkata keji.' Aku berkata; 'Apakah anda tidak mendengar apa yang diucapkan mereka? ' Beliau bersabda: 'Apakah kau tidak mendengar ucapanku, bantu-membantu saya tadi telah menjawabnya, maka do'aku atas mereka telah dikabulkan, sementara do'a mereka atasku tidak akan terkabulkan.'BUKHARI NO.5922

MENGUCAPKAN AAMIIN

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan, Az Zuhri mengatakan; telah menceritakan kepada kami dari Sa'id bin Musayyab dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dia bersabda: "Apabila imam mengucapkan amin, maka ucapkanlah amin, karena para Malaikat pun ikut mengaminkan, maka siapa yang bacaannya amin bertepatan dengan bacaannya Malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."BUKHARI NO.5923

KEUTAMAAN TAHLIL

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Sumay dari Abu Shalih dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang membaca laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariika lahuu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadir Tidak ada ilah (yang berhaq disembah) selain Allah Yang Maha Tunggal tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu sebanyak seratus kali dalam sehari, maka baginya mendapat pahala menyerupai membebaskan sepuluh orang budak, ditetapkan baginya seratus hasanah (kebaikan) dan dijauhkan darinya seratus keburukan dan baginya ada proteksi dari (godaan) setan pada hari itu hingga petang dan tidak ada orang yang lebih baik amalnya dari orang yang membaca doa ini kecuali seseorang yang mengamalkan lebih banyak dari itu."BUKHARI NO.5924

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin 'Amru telah menceritakan kepada kami Umar bin Abu Za`idah dari Abu Ishaq dari 'Amru bin Maimun dia berkata; "Barangsiapa mengucapkannya (Laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadir) sebanyak sepuluh kali, maka seolah-olah ia telah membebaskan budak dari keturunan Isma'il." Umar bin Abu Za`idah mengatakan; telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abu Safar dari Asy Sya'bi dari Rabi' bin Khutsaim menyerupai hadits tersebut. Lalu saya berkata kepada Rabi' 'Dari manakah kau mendengar hadits tersebut? ' Dia menjawab; 'Dari Amru bin Maimun, kemudian saya mendatangi 'Amru bin Maimun, kemudian saya bertanya; 'Dari manakah kau mendengar hadits tersebut? ' Dia menjawab; 'Dari Ibnu Abu Laila, kemudian saya pun mendatangi Ibnu Abu Laila dan bertanya; 'Dari manakah kau mendengar hadits tersebut? ' Dia menjawab; 'Dari Abu Ayyub Al Anshari dia pernah bercerita dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.' Ibrahim bin Yusuf juga pernah berkata; dari Ayahnya dari Abu Ishaq telah menceritakan kepadaku 'Amru bin Maimun dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Abu Ayyub perkataannya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Musa mengatakan; telah menceritakan kepada kami Wuhaib dari Daud dari 'Amir dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Abu Ayyub dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Isma'il menyampaikan dari Asy Sya'bi dari Ar Rabi' pada perkataannya. Adam mengatakan; telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Maisarah saya mendengar Hilal bin Yasaf dari Ar Rabi' bin Khutsaim, dan 'Amru bin Maimun dari Ibnu Mas'ud pada perkataannya. Al A'masy dan Hushain juga mengatakan; dari Hilal dari Ar Rabi' dari Abdullah pada perkataannya. Dan diriwayatkan pula oleh Abu Muhammad Al Hadlrami dari Abu Ayyub dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: 'Seperti orang yang membebaskan budak dari keturunan Isma'il.' Abu Abdullah mengatakan; 'Yang benar yaitu yang dikatakan oleh Abdul Malik bin 'Amru.'BUKHARI NO.5925

KEUTAMAAN TASBIH

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Sumay dari Abu Shalih dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengucapkan 'Subhanallah wabihamdihi Maha suci Allah dan segala kebanggaan hanya untuk-Nya' sehari seratus kali, maka kesalahan-kesalahannya akan terampuni walaupun sebanyak buih di lautan."BUKHARI NO.5926

Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudlail dari 'Umarah dari Abu Zur'ah dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dia bersabda: "Dua kalimat ringan dilisan, berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu Subhaanallahul'azhiim dan Subhanallah wabihamdihi."BUKHARI NO.5927

KEUTAMAAN MENGINGAT ALLAH AZZA WA JALLA

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala` telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Buraid bin Abdullah dari Abu Burdah dari Abu Musa radliallahu 'anhu dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Permisalan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya menyerupai orang yang hidup dengan yang mati."BUKHARI NO.5928

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah mempunyai malaikat yang selalu berkeliling di jalan-jalan, dan mencari-cari majelis dzikir, kalau mereka mendapati suatu kaum yang berdzikir kepada Allah mereka saling memanggil; 'Kemarilah terhadap apa yang kalian cari.' Lalu mereka pun tiba seraya menaungi kaum tersebut dengan sayapnya sehingga memenuhi langit bumi. Maka Rabb mereka bertanya padahal Dia lebih tahu dari mereka; 'Apa yang dikatakan oleh hamba-Ku? ' Para malaikat menjawab; 'Mereka mensucikan Engkau, memuji Engkau, mengagungkan Engkau.' Allah berfirman: 'Apakah mereka melihat-Ku? ' Para malaikat menjawab; 'Tidak, demi Allah mereka tidak melihat-Mu.' Allah berfirman: 'Bagaimana sekiranya mereka melihat-Ku? ' Para malaikat menjawab; 'Sekiranya mereka sanggup melihat-Mu pasti mereka akan lebih ulet lagi dalam beribadah, lebih dalam mengagungkan dan memuji Engkau, dan lebih banyak lagi mensucikan Engkau, ' Allah berfirman: 'Lalu apa yang mereka minta? ' Para malaikat menjawab; 'Mereka meminta surge.' Allah berfirman: 'Apakah mereka telah melihatnya? ' Para malaikat menjawab; 'Belum, demi Allah mereka belum pernah melihatnya.' Allah berfirman: 'Bagaimana sekiranya mereka telah melihatnya? ' Para malaikat menjawab; 'Jika mereka melihatnya tentu mereka akan lebih berkeinginan lagi dan antusias serta sangat mengharap.' Allah berfirman: 'Lalu dari apakah mereka meminta berlindung? ' Para malaikat menjawab; 'Dari api neraka.' Allah berfirman: 'Apakah mereka telah melihatnya? ' Para malaikat menjawab; 'Belum, demi Allah wahai Rabb, mereka belum pernah melihatnya sama sekali.' Allah berfirman: 'Bagaimana kalau seandainya mereka melihatnya? ' Para malaikat menjawab; 'Tentu mereka akan lari dan lebih takut lagi.'" Beliau melanjutkan: 'Allah berfirman: 'Sesungguhnya Aku telah mempersaksikan kepada kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka.' Beliau melanjutkan; 'Salah satu dari malaikat berkata; 'Sesungguhnya diantara mereka ada si fulan yang tiba untuk suatu keperluan? ' Allah berfirman: 'Mereka yaitu suatu kaum yang majelis mereka tidak ada kesengsaraannya bagi temannya.' Dan telah diriwayatkan pula oleh Syu'bah dari Al A'masy namun ia tidak merafa'kan hadits tersebut. Dan diriwayatkan pula dari Suhail dari Ayahnya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.BUKHARI NO.5929

UCAPAN LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Muqatil Abu Al Hasan telah mengabarkan kepada kami Abdullah telah mengabarkan kepada kami Sulaiman At Taimi dari Abu Utsman dari Abu Musa Al Asy'ari dia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah lewat di suatu bukit atau berkata; di suatu lembah, tatkala (kondisi jalan) agak naik, salah seorang berseru sambil mengangkat suaranya; "Laa illaha illallah Allahu Akbar (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar)." Abu Musa melanjutkan; 'Ketika itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tengah berada di atas binatang tunggangannya, kemudian dia bersabda: 'Sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada Dzat yang tuli dan jauh.' Kemudian dia bersabda: 'Wahai Abu Musa, -atau- wahai Abdullah, maukah saya tunjukkan kepadamu suatu kalimat yang termasuk dari perbendaharaan surga? ' Aku menjawab; 'Tentu.' Beliau bersabda: 'Laa haula wa laa quwwata ilIa billaah' Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan AlIah.'BUKHARI NO.5930

ALLAH MEMPUNYAI SERATUS NAMA, KURANG SATU

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan dia berkata; Kami hafal dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah secara periwayatan, dia berkata; "Allah mempunyai sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, tidaklah seseorang menghafalnya melainkan ia akan masuk surga, dan Dia yaitu witir dan menyukai yang ganjil."BUKHARI NO.5931

MEMBERI NASEHATI WAKTU DEMI WAKTU

Telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafsh telah menceritakan kepada kami Ayahku telah menceritakan kepada kami Al A'masy dia berkata; telah menceritakan kepadaku Syaqiq dia berkata; Kami pernah menunggu Abdullah, tiba-tiba Yazid bin Mu'awiyah datang, maka kami berkata kepadanya; "Tidakkah anda duduk?." Dia menjawab; 'Tidak, namun saya akan masuk dan akan mengeluarkan saudara kalian (Abdullah) kepada kalian atau kalau tidak, saya akan tiba dan duduk.' Setelah itu Abdullah keluar dengan menggandeng tangannya Yazid, kemudian dia berdiri di hadapan kami seraya berkata; 'Sesungguhnya saya telah diberitahu keadaan kalian, akan tetapi ada suatu hal yang menghalangiku untuk keluar kepada kalian. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengatur (penyampaian) nasehat pada kami dalam beberapa hari karena tidak mau membuat kami jemu.'BUKHARI NO.5932

LihatTutupKomentar